Sazumi Viki
Array Methods JavaScript Dasar

Array Methods JavaScript Dasar

Array Methods JavaScript Dasar

Array adalah salah satu struktur data yang sering digunakan dalam pemrograman JavaScript. Dengan array, kita dapat menyimpan dan mengakses banyak nilai dalam satu variabel. Namun, bagaimana cara kita mengolah array sesuai dengan kebutuhan kita? Jawabannya adalah dengan menggunakan metode array!

Metode array adalah fungsi-fungsi yang dapat kita panggil pada array untuk melakukan berbagai operasi, seperti menambah, menghapus, mengubah, mencari, atau menghitung elemen-elemen array. Dalam artikel ini, saya akan membahas metode array yang sangat berguna untuk pemrograman JavaScript, yaitu .map(), .filter(), .reduce(), .forEach(), .find(), .some(), dan .every().

.map()

.map digunakan untuk membuat array baru dengan hasil pemanggilan fungsi pada setiap elemen array. Pada contoh di bawah ini, setiap elemen dalam array angka dipanggil dengan fungsi yang mengkuadratkan nilai.

1
2
3
4
const angka = [1, 2, 3, 4];
const angkaKuadrat = angka.map(num => num * num);

console.log(angkaKuadrat); // output [1, 4, 9, 16]

.filter()

.filter() digunakan untuk membuat array baru dengan elemen-elemen yang memenuhi kondisi tertentu. Contoh di bawah ini menunjukkan cara membuat array yang berisi hanya bilangan genap dari array angka.

1
2
3
4
const angka = [1, 2, 3, 4, 5];
const angkaGenap = angka.filter(num => num % 2 === 0);

console.log(angkaGenap); // output [2, 4]

.reduce()

.reduce() mengurangi elemen-elemen array menjadi satu nilai dengan menggunakan fungsi akumulator. Pada contoh dibawah ini, array numbers dijumlahkan menggunakan fungsi yang menambahkan setiap elemennya ke dalam akumulator.

1
2
3
4
const numbers = [1, 2, 3, 4, 5];
const sum = numbers.reduce((accumulator, current) => accumulator + current, 0);

console.log(sum); // output 15

.forEach()

.forEach() digunakan untuk menjalankan fungsi untuk setiap elemen dalam array. Contoh dibawah mencetak setiap warna dengan array warna ke konsol.

1
2
3
4
5
6
7
const warna = ['merah', 'hijau', 'biru'];
warna.forEach(warna => console.log(warna));

// output
// merah
// hijau
// biru

.find()

.find() digunakan untuk mengembalikan nilai pertama dalam array yang memenuhi kondisi tertentu, Contoh di bawah menunjukkan cara menemukan nilai pertama yang merupakan bilangan genap.

1
2
3
4
const angka = [1, 3, 4, 5];
const angkaPertamaGenap = angka.find(num => num % 2 === 0);

console.log(angkaPertamaGenap); // output 2

.some() & .every()

.some() mengembalikan true jika setidaknya satu elemen kondisi tertentu. .every() mengembalikan true jika semua elemen memenuhi kondisi tertentu.

1
2
3
4
5
6
const angka = [1, 2, 3, 4, 5];
const adaGenap = angka.some(num => num % 2 === 0);
const semuaGenap = angka.every(num => num % 2 === 0);

console.log(adaGenap); // output true
console.log(semuaGenap); // outpus true

Dengan mempelajari metode-metode dasar array dalam JavaScript, kita dapat melakukan berbagai operasi yang memungkinkan pengolahan data yang efisien dan tepat sesuai kebutuhan.

Dari penggunaan .map() untuk membuat array baru, .filter() untuk menyaring elemen, .reduce() untuk mengurangi array menjadi satu nilai, .forEach() untuk menjalankan fungsi pada setiap elemen, .find() untuk menemukan nilai pertama yang memenuhi kondisi, hingga .some() dan .every() untuk melakukan pengecekan kondisi pada elemen-elemen array.

Author:Sazumi Viki
Link:https://www.sazumi.moe/Array-Methods-JavaScript-Dasar/
Licenses:By CC BY-NC-SA 3.0 CN Creative Commons
×